Bupati Cirebon Launching Pendopo Ramah Anak

Bupati Cirebon Drs. H. Sunjaya Purwadisastra, MM.,M.Si secara resmi Melaunching Pendopo Ramah Anak Kabupaten Cirebon, Senin (04/04/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon.

Dalam Peresmian tersebut Bupati Cirebon yang didampingi Ketua P2TP2A  Kabupaten Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih dan Ketua P2TP2A  Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan serta Ketua BP3AKB Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika membuka Tirai yang bertuliskan Pendopo Ramah Anak dan melakukan pengguntingan pita yang dilanjutkan dengan peninjauan.

Peresmian dihadiri oleh Muspida Kabupaten Cirebon, Kepala OPD dan Camat se-kabupaten Cirebon. Hadir juga Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas pendidikan Kreatifitas dan Budaya Elvi Hendrani, Asisten Deputi Kekerasan Terhadap Anak Rini, Kepala BP3AKB Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika, Wakil ketua TP PKK Kabupaten Cirebon Ibu Tasiya Soemadi, Ketua DWP Kabupaten Cirebon Ibu Yayat Ruhiyat dan Himpaudi Kabupaten Cirebon. Juga hadir para undangan dari anak-anak Paud dan TK sekabupaten Cirebon, tokoh agama, Forum Anak Kabupaten Cirebon serta tokoh masyarakat se-kabupaten Cirebon mencapai  1000  undangan.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE menyampaikan ada dua tujuan dibukanya Pendopo Ramah Anak yakni tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umunya adalah menumbuhkan kepedulian dan kesadaran peran aktif kelaurga masyarakat, dunia usaha, dan Pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas untuk mewujudkan peningkatan perlindungan dan menumbuhkembangkan anak serta memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada seluruh anak mengenai hak dan perlindungan anak.

Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk mendukung inisiatif Pemerintah Kabupaten Cirebon sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) dan mendukung pada transformasi profesi hak-hak anak. Pendopo ramah anak sebagai upaya untuk memenuhi hak-hak anak terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui pengatasnamaan hak-hak anak. Pendopo ramah anak menjadi tujuan wisata belajar atau taman edukasi bagi anak-anak yang menyediakan kreatif, rekreatif, dan edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak dengan tersedianya APE outdoor dan APE indoor, perpustakaan, alat-alat music, alat-alat kesenian tradisional serta pengenalan kebudayaan sebagai sarana menumbuhkan rasa nasionalisme dan pemahaman keagamaan sedini mungkin.

Dewi Sartika selaku Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat juga berharap Pendopo Ramah Anak di Kabupaten Cirebon ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk dapat membangun ruang ramah anak sebagai sarana bermain dan berkreatifitas bagi anak Jawa Barat. sehingga tumbuh kembang anak dapat berjalan baik sesuai usianya dan terhindar dari tindak kekerasan dan penelantaran.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengapresiasi dan memberi dukungan penuh dengan adanya Pendopo Ramah Anak yang diresmikan oleh Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra di Pendopo Kabupaten Cirebon.

Netty menuturkan anak seharusnya mendapatkan perlindungan dan dukungan, bukannya perlakuan diskriminasi dan kekerasan yang diperoleh dari orang sekitar bahkan orang tua mereka sendiri. Jika sistem perlakuan dan pengasuhan terhadap anak salah maka akan berpengaruh pada karakter bangsa sebagai penerus yang berkualitas.

Melakukan perlindungan pada  anak tidak dapat dilakukan sendiri tetapi harus adanya partisipasi masyarakat dan pihak terkait disertai dengan kesadaran yang massif. “Maka saya ingin kabupaten Cirebon ini dapat menjadi pelopor perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak melalui Pendopo Ramah Anak untuk daerah lain di Jawa Barat.

Diharapkan Netty, Pendopo Ramah Anak  ini dapat menjadikan sarana bagi anak untuk tumbuh kembang secara optimal yang mempunyai masa depan berkualitas. Karena masa anak-anak haruslah dipenuhi hak-haknya seperti hak untuk bermain, hak mendapatkan perlindungan dan hak untuk belajar. Dengan demikian akan menurunkan angka kekerasan dan penelantaran terhadap anak.

Bupati Cirebon mengatakan Pendopo Ramah Anak  bertujuan sebagai sarana pemenuhan hak-hak anak dalam hal hak untuk bermain, mendapatkan pendidikan dan hak mendapatkan perlindungan. Selain adanya Pendopo Ramah Anak Kabupetan Cirebon akan terus berupaya dengan adanya sekolah dan puskesmas ramah anak sehingga generasi penerus akan tumbuh menjadi anak yang berakhlak mulia, sehat, cerdas dan ceria.

Bupati Cirebon sangat mendukung Pendopo Ramah Anak ini dijadikan sebagai wahana kunjungan edukasi anak-anak Paud karena usia dini kehidupan merupakan masa emas atau jendela kesempatan bagi anak usia dini . (Bens,Diskominfo)