Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon Tinjau Ke Sejumlah Puskesmas

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE melakukan peninjauan ke sejumlah puskesmas yakni Puskesmas Kedawung dan Puskesmas Plered, Senin (14/03/2016).

Bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dan Kepala Puskesmas setempat, Hj. Ayu melakukan tatap muka dan berbincang dengan masyarakat untuk mengetahui sejauh mana pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang dilakukan masing-masing puskesmas.

Masih acara yang sama Hj. Ayu juga membagikan buku panduan kesehatan kepada masyarakat yang ada di Puskesmas Kedawung dan Puskesmas Plered.

Dihadapan masyarakat, Hj. Ayu menyampaikan momen ini adalah momen yang bisa dipakai untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Cirebon yang perlu diperhatikan, terutama kesehatannya.

Hj. Ayu mengatakan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita yang tadinya berada di posisi 26, meningkat menjadi posisi 19 dari 27 kabupaten/kota, ini sudah mulai meningkat yang artinya bahwa kesehatan masyarakat Kabupaten Cirebon mulai membaik. Dari situlah kita bisa melihat bahwa semua OPD yang terkait ini kelihatan kerja nyatanya. Dan mudah-mudahan kedepan masyarakat Kabupaten Cirebon akan lebih meningkat lagi kesehatannya.

Hj. Ayu meminta agar Puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon bisa memberikan pelayanan prima terhadap masyarakatnya. Sebagai istreri Bupati, Hj. Ayu akan selalu mendorong Bapak Bupati untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Hj. Ayu juga menghimbau kepada para ibu-ibu agar melakukan imunisasi PIN Polio, sehingga anak-anaknya menjadi anak yang sehat, tangguh dan bisa menjadi harapan kedua orang tuanya serta menjadi anak yang mandiri kedepannya karena anak adalah aset kita dunia dan akhirat.

Hj. Ayu berpesan kepada para ibu-ibu agar menjaga anak-anaknya dengan sangat hat-hati agar terhindar dari kasus pelecehan seksual, karena kemarin di Asjap terdapat 22 anak yang dilecehkan atau terkena pelecehan seksual. Meskipun pelakunya sudah tertangkap, tetap dihimbau terutama kepada ibu-ibu agar mengawasi gerak-gerik anaknya karena masih ada pelaku-pelaku yang lain berkeliaran.

(edy’s/Bens,Diskominfo)